Development and Regulation of Share Waqf in Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.58223/icie.v2i1.124Keywords:
development, regulation, waqf, sharesAbstract
This paper aims to analyze the development of share waqf in Indonesia and the regulation of legal certainty in the implementation of share waqf. This research method uses qualitative methods with literature study as the approach. Source of data in the form of library publications. The type of data is in the form of written narratives or documents contained in publication sources. Data collection techniques are carried out by tracking the sources of these publications. The data analysis technique is descriptive. This article finds that share waqf in Indonesia has developed from 2019 to 2020 since the idea of its presence. This can be seen based on the nominal number of shares waqf in institutions that have obtained legal legality. However, the regulations that form the legal basis for the implementation of share waqf do not yet have rules that specifically regulate share waqf in detail. The rules used are limited to the explanation of cash waqf and general productive waqf.
References
al-Bugā, M., Musṭafā al-Khan, ‘Ali al-Syurbaji. (2019). Al-Fiqh al-Manhaji ‘Alā al-Mażhab al-Imām al-Syāfi’i (Vol. 1–3). Dār al-Musṭafā.
al-Zuhaylī, W. (2008). Al-Fiqh al-Islāmi wa Adillatuhu (Vol. 8). Dār Al-fikr.
Anggito, A. dan J. S. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. CV Jejak.
Fatwa DSN MUI No.29 Tentang Wakaf Uang, (2002).
Fatwa DSN MUI No. 40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di bidang Pasar Modal, (2003).
Hanna, S. (2015). Wakaf Saham dalam Perspektif Hukum Islam. 3(1). https://www.academia.edu/20372031
Havita, G., & Hakim, G. (2017). Wakaf Saham ditinjau dari Hukum Islam dan Peraturan Perundang-undangan setelah Berlakunya Undang-undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. 3(1).
Hazami, B. (2016). Peran dan Aplikasi Wakaf dalam Mewujudkan Kesejahteraan Umat di Indonesia. XVI(1), 32.
Kompilasi Hukum Islam, (1991).
Mahmud. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Pustaka Setia.
PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 73 TAHUN 2013 TENTANG TATA CARA PERWAKAFAN BENDA TIDAK BERGERAK DAN BENDA BERGERAK SELAIN UANG, (2013).
Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006, (2006).
Prasetyo, A. (2019). WAKAF SAHAM DALAM MENINGKATKAN INVESTASI SAHAM SYARIAH DI INDONESIA. Majalah Ekonomi, 24(2), 204–210. https://doi.org/10.36456/majeko.vol24.no2.a2066
Prasetyo, Y. (2017). Hukum Investasi dan Pasar Modal Syariah. Mitra Syariah Indonesia (MINA).
Ratna, N. K. (2010). Metodologi Penelitian: Kajian Budaya Dan Ilmu Sosoal Humaniora Pad Umumnya.
Rukin. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia.
Sabiq, S. (1987). Fikih Sunnah (Mudzakir, Penerj.; Vol. 14). Al-Ma’arif.
Selasi, D., & Muzayyanah. (2020). Wakaf Saham Sebagai Alternatif Wakaf Produktif Pada Perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia. 3(2). https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/tawazun
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta.
Suhendar, F. R. (2022). Implementasi Wakaf Saham Syariah dan Kontribusinya terhadap Pertumbuhan Perekonomian Umat di Indonesia [Disertasi]. UIN Sunan Gunung Djati.
Taliani, H. (2021). Perlunya Regulasi Khusus Wakaf Saham dalam Meningkatkan Investor Wakaf Saham di Indonesia. 4(2). https://stai-binamadani.e-journal.id/Syarie
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, (2007).
Undang-undang Nomor 41 tahun 2004 tentang Wakaf, (2004).
Yuliana, I., & Hadi, S. P. (2019). Model Penerapan dan Potensi Wakaf Saham di Indonesia. 5(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
International Conference on Islamic Economic diterbitkan berdasarkan ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License / CC BY 4.0 Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun, menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.

